Kilas Balik

PT. Pembangunan Lhokseumawe

Latar Belakang

Daerah sebagai kesatuan masyarakat hukum yang otonom berwenang mengatur dan mengurus urusannya sendiri demi kepentingan masyarakat, sebagaimana Pasal 18 UUD 1945 dan UU No. 23 Tahun 2014. Perwujudan otonomi dilakukan dengan pemberdayaan masyarakat dan pembentukan BUMD untuk mendorong pembangunan dan meningkatkan PAD.

Pendirian PDPL

PDPL didirikan berdasarkan Qanun No. 08 Tahun 2009. Tujuannya untuk mendukung pembangunan daerah melalui perluasan lapangan kerja dan peningkatan PAD. Visi awalnya adalah menjadi perusahaan mandiri dan profesional yang mampu mendorong pembangunan Kota Lhokseumawe.

Misi Awal PDPL
  • Menghasilkan profit optimal melalui usaha profesional.
  • Meningkatkan kerja sama dengan investor.
  • Mendorong pembangunan sektor ekonomi.
  • Pengelolaan faktor produksi untuk pertumbuhan ekonomi.
  • Pemberdayaan pelaku ekonomi lokal.
  • Riset dan pengembangan berkelanjutan.
Awal Usaha & Dinamika

PDPL sempat menjalankan unit digital printing, sentra bordir, dan expo ATK. Pada 2010, diterbitkan Qanun untuk membentuk PDAM, yang berasal dari Qanun yang sama dengan PDPL. Struktur organisasi ditetapkan lewat Perwal No. 56 Tahun 2012 dan disusul pengangkatan jajaran direksi dan sekretaris.

Perubahan Kepemimpinan

PDPL mengalami pergantian kepemimpinan sejak 2012 hingga 2017. Di antaranya: Abu Bakar A. Latief, Zulfadli SE, Dunia Yunus SE, hingga Adnan Nur Yusuf. Pergantian dipicu pengangkatan anggota DPRA, pengunduran diri, dan penyesuaian arah organisasi.

Transformasi Menjadi PTPL

PDPL berubah menjadi PT. Pembangunan Lhokseumawe (Perseroda) melalui akta notaris 31 Desember 2019 dan disahkan Kemenkumham 4 Januari 2020. Direksi dan komisaris ditunjuk melalui Keputusan Walikota, menunjukkan kelanjutan reformasi struktur dan arah bisnis.

Struktur Direksi PTPL

Pada 2018, Abdul Gani Jalil menjabat Direktur Utama. Kemudian Hariadi menjabat Direktur Umum & Keuangan. Pada 2021 dan 2022, jajaran komisaris dan direktur keuangan ditunjuk kembali, termasuk T. Adnan dan Febriandi.

Kesimpulan

Sejak pendirian hingga kini menjadi PTPL, perusahaan mengalami banyak dinamika baik internal maupun eksternal. Meski begitu, PTPL tetap berkomitmen menjadi entitas daerah yang profesional dan berdampak bagi masyarakat Lhokseumawe.

Your Cart
Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy